Tukang Koran aja Tahu Meningkatkan Ekonomi Rakyat


Hari ini Aku diingatkan sebuah ilmu berharga dari seorang Tukang Koran.

Tadi pagi aku tidak online sampai tengah hari. Jadwal onlineku sementara ini lebih banyak di malam hari hingga menjelang subuh. Maklum minggu-minggu ini aku sedang menyusun buku panduan bisnis online buat para gapteker untuk website baruku nanti.

Tadi pagi setelah mengurus keperluan di Bank, aku mampir ke loper koran langganan di depan kantor BCA Sukasari-Bogor.

Aku memang meniatkan refreshing baca koran di loper tersebut karena letaknya yg di pinggir jalan raya. Ya, baca koran dan ngobrol sama si tukang koran atau pengunjung yg mampir merupakan salah satu refreshing pikiran bagiku.

Aku memang sengaja tidak langganan koran saja di rumah karena bagiku keluar mencari koran sambil mengurus keperluan lain adalah kegiatan refreshing.

Banyak yg aku bicarakan dengan Bapak Tukang Koran yg umurnya sekitar 40 tahunan ini. Dari mulai keadaan politik yg memprediksi calon presiden dan wakil presiden sampai keadaan ekonomi rakyat yg berpotensi besar untuk maju.

Wawasan beliau cukup luas juga. Saya pikir mungkin karena beliau sehari-hari berkecimpung di dunia informasi dan banyak bertemu dengan para langganannya.

Di bidang politik, Beliau memprediksi sudah bisa dipastikan SBY bakal menang lagi menjadi Presiden RI. Hanya permasalahannya SBY belum menemukan figur yg cocok sebagai wakil presiden.

Menurut informasinya, JK sudah dipastikan tidak bakal direkrut lagi sebagai wakil presiden karena berbagai alasan. Salah satunya karena Jk selama ini sudah bertindak sebagai seorang CEO dalam menjalankan pemerintahan. Bukannya sebagai pembantu presiden yg semestinya.

Yg mestinya jadi CEO adalah Presiden karena presidenlah yg mengambil keputusan. kalo pembantu cukup mengkoordinasikan Mentri agar menjalankan tugas dengan baik.

Saya berpikir benar juga apa yg terjadi selama ini. JK seolah-olah dominan yg menentukan jalannya pemerintahan.

Prediksi calon wakil SBY yg baru adalah Akbar Tanjung (Golkar), Hidayat Nurwahid (PKS), Hatta Rajasa (PAN), atau Sri Mulyani (Menko Perekonomian sekarang).

Di bidang ekonomi, kami membicarakan peluang kemajuan usaha kecil di Indonesia. Menurut Bapak Tukang Koran tadi, usaha kecil Indonesia bakal maju bersama-sama jika lebih diperhatikan oleh pemerintah.

Coba didirikan koperasi sebanyak-banyaknya disetiap kecamatan. Koperasi dibentuk berdasarkan komunitas terdekat. Misal, jika di satu kecamatan ada komunitas usaha industri dan usaha pertanian, maka dibentuklah koperasi industri dan koperasi pertanian.

Koperasi bisa menjadi roda penggerak ekonomi untuk memodali usaha kecil di wilayah kerjanya.

Buatlah program pembangunan dengan tanggung jawab langsung di bawah Camat, bukan seperti selama ini yg masih di bawah Kabupaten atau Kotamadya. Sebab yg tahu permasalahan langsung dengan masyarakat unit terkecil adalah camat melalui lurah atau kepala desa masing-masing.

Kembali ke usaha kecil, saya jadi teringat data terbaru Metro TV tentang UMKM. Bahwa 90% dari usaha yg ada di Indonesia adalah usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Jumlahnya mencapai 50 juta UMKM. Usaha yg tergolong besar hanya 10% saja. Jumlah tenaga kerja yg terekrut dari UMKM adalah 97 juta orang.

Bayangkan jika potensi UMKM bisa dikembangkan di tiap kecamatan di Indonesia. Dari 50 juta UMKM, jika mereka masing-masing menambah 1 orang karyawan, maka akan ada penambahan 50 juta lapangan kerja baru. Jika masing-masing menambah 2 orang karyawan, maka akan ada penambahan 100 juta lapangan kerja baru.

Fantastis bukan hitungan sederhana ini??? Kalo itu terwujud, tentu tidak ada lagi yg namanya pengangguran di Indonesia. Bisa-bisa kita kekurangan tenaga kerja jika UMKM bertambah menjadi 100 juta UMKM.

Kapan ya keadaan ini bisa terjadi???

Jadi Pengusaha dg Modal Kecil




You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

38 Responses to “Tukang Koran aja Tahu Meningkatkan Ekonomi Rakyat”

  1. Hartono Says:

    Sdh okey, buat bantu yg masih gaptek. saya juga lg belajar nih Boss. tularin ilmunya donk…!!!. blog saya http://income-profitable.blogspot.com/

  2. ichsan Says:

    subhanallah, bangsa ini masyarakatnya makin cerdas, tak peduli siapa dan apa profesinya. semoga ini salah satu tanda kebangkitan reformasi di Indonesia. terima kasi h Pak Davit, banyak yg saya dapat dari Anda, dan insya Allah saya akan terus belajar dan berusaha, mesikpun itu seharusnya saya perbuat sejak dulu, namun saya yakin tiada kata terlambat untuk itu. sukses selalu!

  3. Mulham Says:

    saya setuju satu pengusaha merekrut karena akan mengurangi pengangguran..

  4. Kurniawan Says:

    iya tuh bener banget yang di omongin tukang koran masalh yang di desa. Pa lagi bupatinya cuma ngurusin daerahnya sendiri aja, daerah laen huh,, jarang bgt. kalo mo kalo ada pemilu baru deh,, keluar jrus2nya.. he,,

  5. ika Says:

    Ya,,,kapan bisa menikmatinya,,sekarang yang mikir cuma 1 orang,,yang di pikirin jutaan orang,,,gak nyambungkan…

  6. Suparman Says:

    Oh Ya…Abi udah cocok itu.. pastinya.. Ya SBY. Klu wakilnya, maunya Abi SriMulyani Mentri Keuangan itu lo,Dia Pinter,Dia Ahlinya Stategi Ekonomi.
    Kayanya ENTE setuju kali YE..

  7. rumekso Says:

    Bener juga…contoh koperasi di kantorku aja juga bisa mensejahterakan anggotanya, dan bisa rekrut tenaga kerja dari warga sekitar kantor.

    http://www.rumekso.com

  8. d mulyono Says:

    setujuh apa kata tukang koran tadi mengenai koperasi yang harus digalakan lagi, UKM didaerah2 diwujudkan lagi seperti sekarang ini Pnpm mandiri ditingkat kecamatan / daerah mulai digalakan semoga indonesia baru muncul sebagai Bangsa yang BESAR Seperti BISNIS DAVIT bercita -cita ingin memajukan dan menciptakan usaha mandiri dan bermartabat sebagai bangsa Indonesia MERDEKA … (BUKAN MENUJU PINTU GERBANG )tapi sudah membuka pintu Kemerdekaan INDONESIA BARU

  9. KhususPemula.Com Says:

    Benar mas Davit, UMKM telah membuat masyarakat Indonesia bisa menghadapi dan melewati krisis finansial yang justru merepotkan negara2 maju seperti Amerika. Mestinya ini jadi pembelajaran bagi kita semua, ditunjang dengan regulasi pemerintah untuk memajukan UMKM. Begitu pula dunia pendidikan kita mestinya atau sudah saatnya ilmu kewirausahaan menjadi sebuah materi yg mesti diajarkan kepada para anak didik dan mahasiswa agar mereka bisa menciptakan lapangan kerja, bukan mencari lapangan kerja.

    Mudah-mudahan ke depan bangsa kita semakin maju dan semakin mandiri. Negara kita membutuhkan pemimpin yang lebih cepat tanggap dan lebih cepat merespon perubahan demi kemajuan bangsa.

    http://www.KhususPemula.com

  10. martin Says:

    Terima kasih banyak mas Davit atas semua dukungan dan informasinya kepada saya, jangan bosen kasih info ke saya mas….

  11. Bisnis Online Says:

    Benar sekali tuh,,,,,
    Semua usaha harus selalu diterapkan dan dijalankan,baru ada perkembangan dan kemajuan tuh,,,
    Apalagi soal rakyat indonesia,,,pemerintah harus selalu turun tangan agar rakyatnya tidak pada nganggur nih,,,

    Sukses buat kita yang ingin belajar dan maju.

  12. riadi Says:

    Sebuah potret dari masyarakat kita yang sangat inspiratif, untuk kita renungkan dan kembangkan. Terutama oleh pemerintah. ide sederhana tadi juga dapat meningkatkan kesejahteraan kita masyarakat indonesia.
    Terima kasih mas Davit atas insprirasinya. Saya tunggu insprirasi selanjutnya.

  13. Deni Says:

    Setiap manusia mempunyai kelebihan dan kekurangan. Tukang koranpun memuliki kelebihan yang kita tidak punya.Saya punya kelebihan yang tidak dipunyai pa Davit..Contohnya,saya lebih ganteng dari pa Davit hikhik

  14. AS Wibowo Says:

    Sebetulnya pemerintah sudah banyak mendirikan koperasi sampai ketingkat Kecamatan/desa, salah satunya KUD, hanya karena banyak yang salah kelola jadinya pada tidak jalan (bermasalah). Penyebabnya antara lain KUD didirikan karena perintah dari “Atas”. Lain lagi kalau UKM - UKM mau bergabung dan mendirikan Koperasi, hasilnya akan jauh lebih siiiip . . . . . . .

  15. BASUKI Says:

    Makasih mz DAVID atas ketekunan dan pantang menyerah tuk send e-mail/tip2nya selama ini ke saya, meskipun smp saat ini saya blm action menindaklanjuti tawaran anda, tapi saya berkeyakinan siapa yang CARE dan IKHLAS itulah salah satu poin penting didalam saya mengambil sebuah keputusan.

  16. Muhammad Nur Says:

    Assalamu’alaikum. salam hormat saya bwat Pak Davit,terimakasih banyak tas emailnya,karna saya benar2 pemula di bisnis dunia maya ini,tapi masih terus belajar bikin wibsit pake rumus yg anda ajarin,jadi ane sekarang masih pedagang keliling, he he he…
    sukses wat pak davit.

  17. Abdullah Yusuf Says:

    Alhamdulillah Kang Davit atas bantuannya yang selalu tak kunjung henti untruk memberikan ilmunya unttuk saya yang awam dan Fakir dalam hal ini jangan bosan Kang untuk memberikan Ilmunya selalu, dan saat ini saya sedang melakukan apa yang selalu kang ajarkan setelah begitu lama akan berikan cara-cara strategi dalam Bisniz didunia Maya ini Sukses truz buat kang David salam……..

  18. alvin Says:

    Salam kenal buat pak Davit,

    setelah membaca artikel yang pak Davit kirim, saya menjadi terinspirasi. Dari dulu saya suka membayangkan, kapan negara kita Indonesia tercinta ini bisa maju dan tidak lagi menjadi bahan pelecehan bangsa lain lagi. Dan sekali lagi saya salut kepada orang yang peduli dengan kemajuan bangsa ini. Sukses terus buat pak Davit !

  19. sofwan Says:

    Sapa bilang rakyat indonesia g’ tau tentang perkembangan bangsanya. banyak dari qta atau bahkan dari masyarakat terkecil aja tahu tentang perkembangan negeri ini.
    q ucapkan banyak terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mencerdaskan bangsa ini.q ingin bimbingannya dong bapak David. di blog q h0m3study.blogspot.com

  20. Kelly Brown Says:

    Original post by Dmitri Gromov

  21. CrisBetewsky Says:

    Some of us even don’t realize the importance of this information. What a pity.

  22. Oom Tahqiq Says:

    Pernah saya lihat di sekitar Buahbatu Bandung, yang mendirikan koperasi PKL, anggotanya cukup berlimpah namun pengelolanya juga sama-sama PKL yang harus membagi waktunya untuk sendiri dan keluarganya dengan organisasi, soal dana operasi “pajenggut-jenggut jeung nu gundul” maka jadi tersendat-sendat kemudian gugur. Oleh karenanya harus ada yang sudah mapan ekonominya dan mau beribadah membangun bangsanya, dan benar-benar ibadah tidak mengharap kemudian untuk menggunakan organisasi binanaannya untuk kependingan pribadi. Silahkan, semoga ada yang berpribadi seperti itu.
    Wassalam.

  23. Pharmb869 Says:

    Very nice site! cheap viagra

  24. Pharmk508 Says:

    Very nice site! [url=http://ypxoiea.com/ovyraqv/2.html]cheap cialis[/url]

  25. Pharmg346 Says:

    Very nice site!

  26. Pharme293 Says:

    Very nice site! cheap viagra

  27. Pharmg444 Says:

    Very nice site! [url=http://ypxoiea.com/ovyraqv/2.html]cheap cialis[/url]

  28. Pharmc970 Says:

    Very nice site!

  29. cialis Says:

    Hello!
    cialis ,

  30. viagra Says:

    Hello!
    viagra ,

  31. buy_cialis Says:

    Hello!
    buy cialis ,

  32. cialis_online Says:

    Hello!
    cialis online ,

  33. cialis_online Says:

    Hello!
    cialis online ,

  34. Pharmc736 Says:

    Very nice site! cheap viagra

  35. Pharmg499 Says:

    Very nice site! [url=http://opxaiey.com/oyyraay/2.html]cheap cialis[/url]

  36. Pharmc836 Says:

    Very nice site!

  37. cialis Says:

    Hello!
    cialis ,

  38. cialis Says:

    Hello!
    cialis ,

Leave a Reply