Paket Bimbel Nyantri + Wisata Arung Jeram :

Paket Bimbel Nyantri + Wisata Arung Jeram :

Paket Baru Bimbel Bisnis Online RWP ditambah Paket Wisata Arung Jeram. Peserta ikut kegiatan Arung Jeram + Flying Fox/Paintball + dapat oleh-oleh dari Kota Bogor. Baca Lebih Lanjut »

Berlibur ke Pantai Kuta-Bali :

Berlibur ke Pantai Kuta-Bali :

Liburan seru di akhir tahun 2015. Kami berangkat Bogor-Bali lewat jalur darat dg menggunakan Mobil RWP selama 40 jam. Capek sesampai di Denpasar, Kami rileks di Pantai Kuta yg bersih & berpasir putih...! Baca Lebih Lanjut »

Asyiknya Olah Raga di pinggir Pantai Tugu Pensil Tanjung Pinang.

Asyiknya Olah Raga di pinggir Pantai Tugu Pensil Tanjung Pinang.

Setelah capek online berbulan-bulan, kini saatnya merilekskan tubuh dan pikiran di pinggir pantai. Duh, rindu selalu suasana seperti ini...! Baca Lebih Lanjut »

Pantai Cibangban-Pelabuhan Ratu, Sukabumi.

Pantai Cibangban-Pelabuhan Ratu, Sukabumi.

Pada libur lebaran tahun 2014 ini, kami sekeluarga memilih lokasi wisata di Pantai Sawarna-Banten dan Pantai Cibangban-Sukabumi. Kami berangkat di saat orang lain sudah masuk kerja hari pertama, tgl 4 Agustus 2014. Baca Lebih Lanjut »

Berlibur ke Pantai Andriyani-Pasir Putih, Jogjakarta

Berlibur ke Pantai Andriyani-Pasir Putih, Jogjakarta

Pantai Andriyani di Jogjakarta memiliki pantai yg indah dg pasir putih dan deburan ombak khas Pantai Selatan...! Anak-anak betah bermain pasir di sana. Baca Lebih Lanjut »

Mengajak Anak-anak & Istri ke Cibalung Happy Land - Wisata Alami

Mengajak Anak-anak & Istri ke Cibalung Happy Land - Wisata Alami

Karena Saya sibuk ngajar Sabtu-Minggu, maka hari libur ditetapkan selain hari Sabtu&Minggu. Anak-Anak diajak berlibur biasanya sepulang mereka sekolah. Ini adalah liburan Kami pada hari Kamis, 6 Pebruari 2014 ke Tempat wisata alam Cibalung Happy Land-Bogor.. Baca Lebih Lanjut »

 

Hidup Seperti Menanam Benih

Jika Hidup ibaratnya menanam benih, mengapa harus memaksakan memetik buah sebelum panen? Kita akan panen besar ketika buah sudah matang dan tiba waktunya.

Namun ketika buah masih muda, lalu kita paksakan panen dengan ‘memaksakan segala cara’, maka buahnya akan terasa pahit dimakan.

Karena hidup seperti menanam benih, maka tugas kita yg terbaik adalah menjalankan prosesnya, mengikuti aturan takaran ‘pupuk dan pengairan’, belajar beradaptasi dengan segala musim, dan menuntut ilmu sebanyak-banyaknya bagaimana cara berhasil bercocok tanam.

Jika kita menjalani proses bercocok tanam dengan benar, maka jika tiba saatnya panen, kita akan tersenyum puas dengan hasil yg didapat. Jerih payah selama berbulan-bulan atau bertahun tahun akan terbayar dengan balasan kenikmatan yg tak terperikan.

Seyogyanya itulah ‘Cara yg benar’ jika kita ingin Hidup selamat dunia-akhirat. Bahagia dunia-akhirat.

Jalani prosesnya mengikuti aturan, niscaya PANEN KEBAIKAN akan kita terima di ‘Hari Pembalasan’ Kelak..!

Yang masih Belajar tentang Kehidupan,

Davit, RWP

NB : Apa Kata Mutiara teman-teman yg Budiman hari ini? Silahkan tulis di bawah..!

Pencarian dari Google :

113 Responses to Hidup Seperti Menanam Benih

    • Betul pak davit,untuk menjalani proses juga memerlukan kesabaran,dan ketawakalan,seringkali kita tidak sabar sehingga yang dirasakan adalah kebimbangan,akhirnya mudah terombang ambing dan cepat menyerah setelah terlambat barulah kita menyadari dan menyesali(ini tak mau terjadi ach..)
      Kita tak dapat menduga jarak menuju kesuksesan ya? terkadang terasa jauh,padahal sebenarnya dekat ,jadi jangan bosan ajari dan motivasi kami agar tidak cepat menyerah menjalani proses meraih kesuksesan ini

  1. Dear Mr. Davit.

    I do thank you for all your wise words. Hopefully we are always encouraged and motivated.
    Best Regard
    Henri
    http://www.ObatAntiNarkoba.blogspot.com

  2. sulis d h says:

    nice posting pak davit….

    salam
    sulis d h

  3. Sudiyanta says:

    thank you

  4. Sudiyanta says:

    panen yang baik itu berasal dari bibit yang baik dan selalu dipelihara dengan baik selama prosesnya. gitu nggak ?

  5. Kalau saya setuju banget dengan kata-kata pak Davit tentang : Hidup ibaratnya menanam benih.
    Saya ingin melengkapinya dengan kata-kata yang menurut saya juga cukup bermakna dalam : MENABUR DULU BARU MENUAI
    sudah saya publish di web saya, silakan baca ya..:)

  6. Ochee says:

    Thanks, jd inspirasi dan semangat ke depan…

  7. Untuk bisa menghasilkan yang terbaik kita harus cermat memilih Bibit, pilihlah bibit yang baik dan kalau sudah berbuah laku dipasaran itu sangat penting,walaupun bibit dan hasilnya baik bila tidak laku tidak akan dapat uang, seperti usaha Pak Davit
    trima kasih

  8. Mbah Rindu says:

    Kata orang kuno,, siapa menabur angin pasti menuai badai,,,,

  9. anton says:

    berikanlah yang terbaik dari yang kamu miliki insya Alloh kita akan mendapat yang terbaik yang akan diganti oleh Alloh.Amin

  10. Downey Juan says:

    mas kalo benih yg kita tanam dan pelihara secara baik2 dan ternyata hasilnya juga belum bagus malahan hancur terkena serangan hama misalnya (gagal panen)…..berarti kita harus memulai dari nol lagi ya…????

    • @Pak Downey Juan, memang kita gak perlu putus asa jika gagal panen. Agar tidak gagal panen lagi, coba cek and ricek dimana letak kesalahannya. Gak mesti mulai dari nol jika masih bs diperbaiki dg ‘pupuk dan pengairan’ yg bener. Namun jika gagal panen menyeluruh, berarti kita disuruh mengambil hikmah menyeluruh. Bisa diulangi dg tanaman yg sama jika msh prospek, bisa juga dimulai dg tanaman baru setelah dianalisa. Perlu proses berpikir mendalam, dan carilah mentor sbg guru tanamannya..!

  11. ratihdy says:

    happy milad day to me…
    semoga mendapatkan keselamatan & kebahagiaan di dunia & di akhirat bagi kita semua..
    Amiin..

  12. Eka says:

    Intinya selain kita berusaha sebaik mungkin tapi kita juga harus bersabar, karena jika sudah tiba waktunya kesuksesan akan kita raih.

  13. YULSATRIA says:

    aslmk.ww sungguh menarik kata mutiaranya utk memotifasi lebih maju lagi utk berusaha.amin

  14. anax kolonx says:

    menikmati porses sbg pembelajarn,,,keren pak…

  15. ayu says:

    Pada masa proses pembajakan tanah untuk menjadikan tanah subur, penanaman benih,kemudian pemupukan tanaman semuanya harus dilakukan dengan sepenuh hati dan mengharap pada Allah sampai tiba masa panen yang tidak lepas dari kehendak Allah pula, kalau ternyata gagal panen karena bencana alam itu takdir, tp kalau gagal panen karena hama berarti kita yang kurang rajin dan waspada untuk menjaga apa yang sedang kita perjuangkan.
    Betul tidak ya??

  16. Joko Tri says:

    Kehidupan ini sebenarnya sederhana jika mau menggunakan aturan Tuhan, kehidupan ini menjadi rumit karena masing-masing pihak membuat aturan sendiri.
    Seharusnya HIDUP yang berharga adalah HIDUP yang dapat menjadi penyebab hidupnya orang lain

  17. sudirman says:

    wah…bner banget tu pak.
    sama sperti bisnis ini…harus ngerti dan paham dulu seluk beluk nya…baru bisa berjalan sesuai rencana…ga bisa langsung dapet hasil yang fantastis dlam skejap.(instan)

  18. ARSYADI says:

    Thanks Pak Davit
    bagus kata-kata mutiaranya.
    saya tambah lagi :SIAPA MENANAM, PASTI MENUAI
    Menanam baik, hasilnya juga baik, begitu pula sebaliknya.
    Sukses bagi kita semua …….!

  19. Alfi says:

    Sebuah sajian yang menarik, yang Insya Allah dapat menghantarkan kita mencapai ketentraman jiwa…

  20. yanwar says:

    assalammualaikum.wrwb,gimana klu pada proses kita terhalang oleh keterbatasan ?

    • @Pak Yanwar, jika pd proses kita terhalang keterbatasan, maka fokuskan pd jalan keluar dari keterbatasan, misal dengan mengajak kerjasama org lain, belajar lebih giat pd sumber yg benar, dan membaca buku-buku solusi keterbatasan bapak, dll. Atau bisa juga cari proses yg bapak senangi dan kuasai, jangan ikut proses org lain. Intinya, fokuskan pd solusi keterbatasan, bukan keterbatsan itu sendiri.

  21. dini says:

    Saya sangat bagus sekali

  22. Eksan says:

    bagus pak..yang penting setelah menanam jangan lupa memelihara supaya bisa “panen”.. cool.
    http://tinyurl.com/lombok-land

  23. yunie says:

    menanam ditandai dengan menabur, disemaikan dan dirawat menggunakan pupuk, dan pemeliharaan lainnya agar tetap berkembang dan diharapkan berbuah. Agar berbuah lebat biasanya pohon yang tumbuh tersebut pucuknya dipotong/pangkas dengan harapan agar banyak tunas baru yang tumbuh dan akan menghasilkan buah.

    persoalannya, adakah tumbuhan yang berbuah instant???
    saya pikir gabung dengan bisnis kawan-kawan sudah prestasi ynag potensial dengan hasil optimal.

    ada juga bisnis yang saya miliki, namun sampai sekarang tidak pernah menghasilkan buah. soal pengunjung iklan dan bahkan ada yang telah beli namun hasil uang tidak pernah masuk rekening saya…. kecewa… ya… tapi pemilik sistem yang berkuasa.

    saya pernah beli SMUO tapi tidak juga berhasil, banyak uang yang telah terbuang percuma.
    namun saya tak lemah sekalipun rugi di : SMUO dan BIN dan Primabni.

    http://www.formulabisnis.com/?id=massiveincome

  24. Gatot Soebroto says:

    Membaca Panen Mutiara Kehidupan dari Bisnis Online/Usaha Modal Kecil yang berjudul : “Hidup seperti menanam benih.” Sungguh saya tertarik. Lalu timbul pertanyaan : “Benih apa yang kita tanam ?” Kalau kita menanam benih kepandaian maka kita sudah tahu prosesnya bahwa kita harus banyak belajar, banyak membaca, dsbnya spy kita bisa memetik buah kepandaian. Begitu juga kalau kita mau menanam benih kebaikan kita tahu prosesnya kalau kita harus selalu berbuat baik, jujur, suka menolong, dsbnya. Kelak kita akan memetik buah kebaikan.
    Tapi bagaimana kalau kita menanam benih cita-cita ? Nah ini dia…karena tidak setiap orang dapat memetik buah cita-cita dengan mulus. Ada seorang bercita-cita menjadi sarjana tapi karena kehidupan berbicara lain berakhir menjadi penjual gorengan. Ada yang telah memiliki titel tapi hidup berkata lain, ia menjadi photografer. Bahkan ada yang bertitel dokter yang menjadi artis.
    Pandangan saya tentang hidup : “Kita hidup laksana air.” Ketika air dimasukan ke dalam botol, maka ia berbentuk botol. Ketika diletakkan di gelas, maka ia menjadi gelas.Di mana kita diletakkan oleh Yang Maha Esa, di situlah belajar prosesnya supaya menjadi bentuk yang bagus.
    Mohon maaf…sekedar tukar pikiran.

  25. mohamad sapii says:

    Setiap menanam padi, rumput kan tumbuh, tapi setiap menanam rumput, hanya rumput yang tumbuh..(ilustrasi aja sih) semoga Alloh memberikan kita kesabaran amin

  26. abrar says:

    Pak davit ada bisnis baru ni. http://www.kitasugih.com komisinya 70% buat yg gabung.

  27. Lina says:

    Good…Tq..^^

  28. amin ishaq says:

    Thank buat bung Davit. Terusterang pingin sekali saya panen seperti anda. tapi belum tau juga harus kemana menanamnya.

  29. khoirul anwar says:

    betul betul betul siapa yang menanam pasti akan memanen, cuman ketika menanam luruskan niat jika bukan kita yang memanen maka bisa jadi kita menanam untuk anak cucu kita, dan perhatikan pula jenis yang ditanam dgn lahan kita, seandainya seekor burung ato hewan lainnya memakan apa yang kita tanam itu akan menjadi pahala buatkita insyaALLOH akan ada penggantinya nanti. jgn lupa DOA kepada Zdat yang menumbuhkan segalanya. ud unii astajib lakum(berdoalah kpdaku niscaya aku kabulkan).

  30. SH says:

    Jika hujan bagai KESULITAN dan matahari bagai KEBAHAGIAAN maka kita membutuhkan keduanya untuk bisa melihat KEINDAHAN pelangi

    http://top-hits-radio.co.cc
    http://sumarsonohadikusumo.blogspot.com

  31. saya pernah mendengar sebuah kisah seorang perawi hadist yang terkenal namanya ibnu Hajar(anak batu),

    konon namanya didapat dari beliau ketika frustasi tidak bisa menghafal hadist, hafal 1 hadis besoknya sudah lupa,

    hingga suatu hari beliau pergi dan ketika beristirahat di sebuah gua, tak sengaja beliau melihat sebuah batu besar berlubang, kembali beliau perhatikan batu besar tersebut ternyata basah oleh tetesan air yang terus menerus menetesi batu besar tersebut,

    tak berapa lama beliau berucap. Subhanallah… tetesan air yang tak punya kekuatan bisa melubangi batu, bila terus menerus di tetesi….

    akhirnya beliau kembali menimba ilmu hadist dengan gurunya, dan menjadi salah satu perawi hadist yang terkenal….

    setiap orang perlu untuk menikmati proses, karena proses itulah yang akan membawa kkita kepada tujuan hidup kita….

  32. eriz says:

    benar sekaliii pak, harus sabar ya pak,sabar..sabar..sabar..kyk ngumung ama diri ndiri aja neh jadinya, bis sekitar saya udah mulai underestimate semua..hehehe

  33. Fajar says:

    perlu diikuti dengan pengamalannya

  34. joko purnomo says:

    Jiwa yang besar,sukses besar dan pandangan besar akan melahirkan manusia-manusia besar dalam sejarah kehidupan manusia. Diantara kunci sukses terbesar dalam meraih sukses besar itu ada tiga, yaitu: yakin,ikhlas dan syukur . ketiga aspek inilah yang merupakan sentra-sentra organik dari karakter karakter kesuksesan, dimana sifat-sifat mulia lainnya akan terorganisir dalam ketiga sifat ter sebut(yakin,ikhlas dan sykukur)

  35. jafar says:

    Memang betul Pak Davit.Barang siapa menanam akan memanen.
    Jadi jangan harap bagi yang tidak pernah menanam akan memanen . Tanam kebaikan panen kebaikan , Tanam kejelekan panen kejelekan . Dan hasil panen biasanya jauh lebih besar dengan benih yang ditanam . Trims

  36. imam says:

    Betul..Pak. Boleh nambahin pak? Rejeki memang harus dicari..tapi kalau itu bukan hak kita..mengapa kita memaksa, merebut, mengambil hak orang lain, menghalalkan segala cara..? Ingat..kalau memang itu untuk kita pastilah datang ke kita. Gitu aja pak..Makasih.

  37. Terimakasih…
    Dalam hidup ini, jika kita melakukan hal-hal yang mudah, hidup kita menjadi sulit, akan tetapi bila kita rela melakukan hal-hal yang sulit maka hidup kita akan menjadi mudah…

    thx

  38. mirza says:

    Manstap…..petuahnya…..sirami dengan pupuk yang baik dan rawatannya juga lho…..pagar tuh tanamannya…Trims

  39. rifai says:

    thanks pak david

  40. Dunia memang ladang akhirat. Jika ditanami bibit kebaikan pasti akan tumbuh tanaman yang baik, tanaman yang baik harus dipelihara agar menghasilkan panen yang baik.
    Jika tidak ditanami pasti akan tumbuk semak belukar yang dihuni binatang buas dan mematikan.
    Beramal yang baik, jaga keikhlasan, dan sabar menghadapi cobaan, insya Allah sukses.
    Gunakan sehat sebelum sakitmu, gunakan muda sebelum tuamu, gunakan lapang sebelum sempitmu dst
    sukses untuk semua,

  41. Lasmini says:

    Bagaimana kalau menanam terus tapi gak panen2……
    apa salah menanamnya yaaa..

  42. nurmantoro says:

    yang penting kita bersyukur dengan apa yang ada, dan selalu berusaha dan berusaha lagi, tuk kehidupan kedepan yang lebih baik, kegagalan sekarang adalah kunci keberhasilan di masa datang sucsess pak davit

  43. faisal says:

    semenjak kecil saya tidak pernah tahu apa arti sebenarnya hidup..yang saya tahu hidup itu adalah menjalani apa2 yang sudah digariskan oleh takdir,tidak pernah ada tujuan dalam hidup say mau menjadi apa…semoga kata2 mutiara dari pak davit dapat merubah haluan hidup saya yang hanya menjalani hidup….

  44. ganev says:

    Pada hari Abri yg lalu ada pertunjukan terjun payung yang saya lihat dengan anak saya. Sesaat kami menonton terjadilah dialog antara saya dan anak saya :
    ” Pak klo payungnya gak bisa kebuka mati dong orangnya ”
    ” Ya begitu deh … tapi itu sangat jarang terjadi. Nah kamu mau nggak ikut terjung payung ? ”
    ” Ah takut pak ntar payungnya gak bisa kebuka ”
    ” Kenapa mesti takut nak … kita hidup inipun seperti payung parasut itu ”
    ” Maksudnya apa pak ”
    ” Kalo mau hidup kita mesti terbuka terhadap hal2 yang baru, artinya pikiran kita mesti terbuka terhadap pengetahuan. Khan sama tuh kayak parasut, terbuka terhadapa hal2 yang baru berarti kita bisa menjalani hidup yg lebih dinamis dan kalo gak bisa atau tertutup terhadap hal2 yg baru maka kita akan ketinggalan dan kakan kalah bersaing dan mati deh kita “

  45. Sulistyo says:

    Memang benar Kehidupan bak menanam benih, bukan saja untuk mendapatkan suatu penghasilan tapi juga dalam kehidupan bermasyarakat maupun dikehidupan beragama sebagai tanggung jawab kepada Allah.

  46. Aneka Online says:

    Pola pikir positif merupakan kunci untuk dapat menuai hasil yang positif.

  47. edris says:

    ya, karenanya,jangan paksa menuai hasil yang baik kalau proses menanam dan memeliharanya tidak baik

  48. mardiw says:

    setiap detik adalah berharga.
    jangan sia-siakan waktu hanya untuk bersenang-senang. hidup terlalu berharga bila diserahkan kepada nasib. meski tak seorangpun tahu bagaimana hidupnya kelak, setiap orang wajib berusaha untuk hidup lebih baik.
    sebaik-baiknya usaha diawali dengan menginginkan yang terbaik. sebab apa yang ditaburkan dalam pikiran itulah yang akan jadi kenyataan.

  49. albusro says:

    famay ya’mal miskola jarrotin khairoiyaroh wamay ya’mal miskola jarrotin sarroyyaroh Sebesar jarrah/debu sekalipun kebaikan yang kita tanamkan InsyaAllah Tuhan akan membalasnya demikian juga sekecil jarah/debu sekalipun keburukan yang kita tanamkan InsyaAllah Tuhan juga akan membalasnya setimpal.

  50. Istuningsih says:

    Benar apa kata mas Davit kita menanam kemudian memelihara dengan baik kemungkinan kita akan menuai hasil yang kita harapkan walau tidak tertutup kemungkinan hasil akhir tidak sesuai dengan harapan. Sebagaimana kita menjalani hidup ini Allah memberi kita keleluasan seperti apa dan bagaimana kita akan menjalaninya. Namun terkadang beberapa diantaranya tak mampu menerima/menjalani cobaan yang menyebabkan manusia tergelincir dan menghancurkan hidupnya sendiri. Walau mungkin orang tuanya telah mendidiknya dengan baik dengan harapan kelak anaknya menjadi manusia yang berguna dan sukses dihari kemudian. Karena hidup adalah mesteri jadi karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi kelak dikemudian hari. Satu2nya yang dapat kita lakukan sebagai manusia yang tak berdaya tanpa pertolonganNya adalah berdo’a, berusaha dan berserah diri seutuhnya kepada pemilikNya dengan harapan semoga apa yang kita cita2kan/inginkan dapat tercapai dan dijauhi dari segala cobaan diluar batas kemampuan kita untuk menjalaninya. Demikian pula dengan usaha mulanya kita terlalu besar harapan namun kenyataan terkadang tidak sesuai dengan harapan. Cuma kita sebagai manusia yang diberi akal dan tidak diperbolehkan untuk berputus asa, dengan penuh keyakinan, berusaha dan terus berusaha, jatuh bangun dalam menjalaninya saya yakin kelak akan berhasil. Dan akhirnya kita memetik hasilnya dengan penuh kebahagian.

  51. Yusuf says:

    Wah bisa aja pak Davit buat kata mutiara 24 karat, dan itu memang benar manusia tercipta hanya untuk beribadah oleh karena itu yang baik baik ajalah yang kita kerjakan agar dapat panen pahala yang berlipat ganda amin.
    Karena mutiara pak Davit saya mulai menanam PTC. Do’akan semoga panen. makasih pak Davit motifasinya.

  52. taruna jaya says:

    apa yang ditulis mas davit betul sekali,mari kita semua renungkan dan ambil hikmahnya untuk dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari

  53. almahdi says:

    Manap mas davit kata-kata mutiaranya. Siapa yang memberi akan menerima hasilnya. Semoga menjadi pemicu keberhasilan dan kesuksesan selanjutnya.

  54. Ochee says:

    Thx Bro Davit, menjadi inspirasi selalu…..utk sukses!!

  55. sujoto says:

    untuk itu marilah kita memanam yang baik-2 saat ini agar nanti kita petik panen yang baik pula disana.”Kalau kamu berbuat baik maka kebaikan itu untuk dirimu sendiri dan sebaliknya kalau kemu berbuat buruk maka keburukan itu juga akan kembali kepada dirimu sendiri (firman)

  56. sutriyati says:

    Subhanallah……semoga aku bisa ambil hikmahnya. dan belajar lagi supaya aku bisa memetik buah dari apa yang sudah aku kerjakan selama ini….amiin…..

    http://www.ceritakupelangiku.blogspot.com
    http://www.usahaku-souvenirku.blogspot.com

  57. Saya acungkan 4 jempol utk pak Davit ! Hehehe…
    Salut Pak, Saya suka ini !

  58. P.adhy says:

    bagus sekali p.davit….bikin saya tetap semangat. maaf e-booknya belum jadi…:) susah juga ternyata buat e-book harus edit sana-edit sini,banyak perubahan. jadi belum bisa ke bogor.

    http://www.propolis77.blogspot.com
    http://www.adhyberbagi.blogspot.com

  59. slamet says:

    perlu diikuti dengan pengamalannya dan penerapannya

  60. Kusno says:

    Berpikir Positip kepada setiap orang, Niscaya Allah akan memberi kita yang baik-baik dan akn dimudahkan segala urusan kita.

    Memberi atau menanam kebaikan hanya karena Allah, Niscaya Allah akan memberikan buah-buah kebaikan kepada kita.

    Apakah hari ini anda sudah bersyukur pada Allah, apa-apa yang sudah diberikan kepada anda, sekalipun pahit rasanya.

    Kusno

  61. Idealnya semua orang menjalani prosesnya dalam mencapai tujuan, dengan demikian kita akan lebih matang dalam menjalani bisnis kita. Ini yang dinamakan PROSES. Pebisnis online yang hebat pasti dengan tekun dan IKHLAS menjalani proses shg tau secara detail apa kekurangan yg hrs diperbaiki. Berdo’a dan bekerja itu salah satu kata kunci menuju KESUKSESAN..

    Salam..

  62. kriswidagdo says:

    Dengan rendah hati saya setuju karena sesuatu yang dipaksakan pasti tdk baik, spt buah mtng karbitan. Rezeki sdh diatur kpd masing hamba Allah, pasti tdk keliru penempatannya. Nah kalau memang pada bidang A misal kita gagal krn banyak kendala yg tak bs teratasi ya segera pindah ke bdng lain, jangan pernah berhenti mencoba, klu begitu kan kita bs berbagi dgn rekan yg berbeda bidang, klu ga sukses2 juga , ya sdh emang dasar nasib.Bagi yg sdh sukses jangan lupa infaqnya ya…( gitu kali ).

  63. dwi atmijati says:

    bagus bgt kata mutiaranya..bagus sbg perenungan sehari hari kita hidup

  64. santso says:

    untuk bercocok tanam,.kita harus awalai dengan memilih bibit yang baik dari yang terbaik,.dengan itu,.
    “Semoga kita bisa panen dengan hasil yang Terbaik Pula”
    amin

  65. mulya says:

    yup…. thanks pa’ davit atas pencerahannya, hidup merupakan suatu proses yang harus kita jalani.

  66. Kita yang pilih benih, kita yang tanam, kita yang merawat tanaman kita itu, tetapi yang menjadikan nya adalah Tuhan.

  67. Etty says:

    Trims pak Davit, idenya. Ungkapan itu dulu sering terdengar, namun perlu pencerahan… sebelum memanen, tentu harus menanam, sebelumnya perlu memilih, sebelum memilih, perlu mencari, sebelum mencari, hrs ada niat dan kemauan…. apa, dimana…. yg akan dipilih, dikerjakan….. sambil bertawakkal….

  68. Tidak ada iri hati kecuali terhadap dua perkara, yakni seorang yang diberi Allah harta lalu dia belanjakan di jln Allah, dan seseorang diberi Allah ilmu dan kebijaksaan lalu dia melaksanakan dan mengajarkannya. (HR. Bukhari)

  69. frantiyono says:

    Nice artikel Pak Davit, semoga apa yang kita tanam hari ini di dasari rasa ikhlas…Amien. Maju Terus RWP…cayoo

  70. Drajat says:

    Jadikan setiap kebaikan ibarat kita membuang “sampah” dengan penuh keikhlasan dan tak pernah megingat kapan barang tersebut dibuang?

  71. Suiswoyo says:

    Betul sekali pak, semua ‘ada saatnya’ …

  72. Budi says:

    setuju bgt, sgt inspirasi tkhs

  73. abdoell says:

    Ok,saya setuju dengan ungkapan mutiara pk Davit.
    kita harus sadar bahwa pada dasarnya kita lahir ke muka Bumi ini dalam keadaan suci,bersih dan telanjang tanpa sehelai benang.Ibarat kertas putih bersih, tinggal bagaimana kita menulis kertas tersebut.apakah dengan hal yang positif (baik) atau sebaliknya.
    Begitupun dengan menjalani hidup ini,tidak semata-mata langsung sukses tapi semua itu harus penuh dengan perjuangan ” berakit-rakit kehulu berenang renang ketepian, bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian” demikian ungkapan saya,semoga sedikit menambah wawasan kita. Aamiin.

  74. tulisan yang sangat inspiratif pak…salam kenal

  75. Waah… saya jadi inget cerita Stephen R. Covey tentang “The Goose and the golden Egg” , salut pak Davit

  76. Tks. Pak Davit.
    Kata2 mutiara yang bagus.
    Tapi kadang2 terpikir juga oleh saya, bagaimana cara potong kompasnya agar hasilnya lebih bagus dan lebih cepat dipanen, seperti yg dilakukan oleh petani2 modern. Misalnya dengan cara dicangkok dlsb.
    Walaupun potong kompas itu berhasil. tentunya tetap harus berhati-hati akibat2 negatipnya. Mis ada pupuk bagus untuk perkembangan tanaman, tetapi tidak bagus untuk perkembangan tanahnya krn tanahnya lama2 bisa mengeras.
    Sekali lagi terima kasih Pak Davit

  77. syukron kata2nya pak,menambah semangat untuk terus belajar bisnis on line.

  78. ririe khayan says:

    Apa yg kita kerjakan hari ini..esok/lusa akan kita petik hasilnya…Life too short to worries about future..:)

  79. sadip says:

    Thanks Pak. Show must go on.

  80. marsuni says:

    Ya tampaknya memang begitu sunnah kehidupan. Allah tidak memberikan jalan yang sim salabim seperti mantra para pesulap (yang hasilnya dari mengelabui mata). Segala sesuatu diadakan sebabnya. Hukum sebab akibat.Tingkat kesuksesan itu ada yang datang cepat dan ada pula yang lambat, sejauh mana kekuatan faktor penyebab itu bisa mendatangkan sukses, yakni ‘azam, ikhtiar, doa dan tawakkal. semakin kuat faktor2 ini semakin cepat pula kesuksesan dicapai. Kira2 begitu pemahaman saya.

    http://www.0mlm.com/?id=24317

  81. buddiprakoso says:

    mf sebelumnya kmi minat krja di bidang mutiara sypa sja yg btuh tnga kmi kmi syap krja kpan pun anda2 mau lo ada yg trtrik pda keahlian kmi hb km di 087864544114 sekian trima kasi

  82. a.sutisna says:

    Orang yang gagal berhenti lebih cepat dlm proses

    Orang yang sukses bertahan lebih lama dlm proses

  83. iman says:

    salam Pak Davit
    makasih semuanya 🙂

  84. poel says:

    ini kata mutiara…
    mutiara itu adanya di dasar lautan…jauh bahkan ribuan kilo meter di dasar laut, untuk mendapatkannya perlu perjuangan dan kerja keras..bahkan modal besar.. betul?
    ini kata mutiara apa ngebahas mutiara…ya?

  85. apoed says:

    Trim’s Atas Motivasinya, kalo kita renungkan emang iyasih.

  86. siti Aminah says:

    syukron pak enak bnget bacanya jd berpikir sndr,,,sudah bercocok tanam apakah ak unt lingkungan sekitar,jadi manusia it ibarat tanamna ya pak…tanaman perlu pupuk,air dll,tp klu mnusia perlu ilmu,keteladanan,aturan hidup dsb gitu ya…sekali lg mks pak…

  87. babyblue says:

    Kadangkala keberadaan hidup tidak seperti yang kita kehendaki. Mengais rezeki ibarat orang-orang yang berada di bawah pohon jambu yang buahnya lebat dan rindang, seperti cerita ini:
    untuk memperoleh buah jambu itu orang menggunakan banyak cara: sebagian orang menggunakan galah (bambu). sebagian lagi menggunakan batu dan melemparnya, saat ia melempar eh… malah batu itu kena zidatnya. Tapi ada juga orang dengan cara memanjat. namun yang paling unik adalah orang yang kebetulan lewat tanpa bermaksud mengambil buah jambu, eh… malah jambu itu jatuh tepat di hadapannya.

  88. nonamanis says:

    janganlah mengharapkan panen durian setiap tahun bila yang kita tanam hanya bibit jagung .hasil kerja seumur jagung tentulah berbeda dengan seumur durian.

  89. mudiono mudi says:

    ***Sopo Nandur Mesti Ngunduh***

  90. edwin says:

    CINTAi apa yang kamu lakukan…….
    dan lakukan apa yang kamu CINTA…….
    maka engkau akan mendapat apa yang kamu inginkan…..
    so wots de mining eflop…prens…

  91. herliwanty says:

    Sering kita melupakan hal hal yang kecil padahal untuk menjadi besar tidak lepas dari susunan hal hal
    yang kecil, dan jangan lewatkan ladang ibadah sekecil apapun bentuknya,setuju gak ?! wslm

  92. Ummu Zahra says:

    Kata-kata mutiara dari saya :
    “Engkau menganggap dirimu sebagai seonggok materi semata, padahal di dalamnya tersimpan kekuatan tak terbatas.” (Ali bin Abi Thalib)

  93. pudjir17 says:

    Tks atas kata – kata mutiaranya

  94. Uki Salam says:

    Kata-kata yang bijak, pak Davit.

    Alangkah baiknya bila kita bersabar atas ikhtiar yang kita jalankan karena Allah SWT, memberikan rejekinya sesuai dengan ketentuanNya. Tunggulah bila rejeki belum datang, ikhtiarkan selalu jangan putus untuk kebaikan.

    “Sesungguhnya sesudah kesulitan ada kemudahan, setelah kesulitan ada kemudahan. Bila engkau telah selesai dengan satu pekerjaan, maka kerjakanlah pekerjaan yang lain.”

    Semoga tujuan baik mendapat jalan baik dan terang.. Aamiin..

  95. Hermanto.Hs says:

    Amat sangat benar kata mutiara nya pak Davit, semoga jd pendorong bagi kita semua dalam menjalani kehidupan.
    “JANGAN MENGHARAP UNTUNG BESAR TANPA MEMERAS KERINGAT”

  96. Motivasi yg luar biasa pak Davit, tentang sebuah arti kesuksesan dengan menjalankan prosesnya…

  97. Sangat menarik sekali pak…maksih

  98. tetap berfikir positif dalam menjalani hidup…that’s good way

  99. benar pak semoga kita bisa menanam benih yang baik sehingga akan panen yang baik juga

  100. Ya ya ya Hidup seperti bercocok tanam, dimulai dengan memilih benih, menyiapkan lahan, menanam benih, memelihara tanaman (bagian yang menguji kesabaran dan ketelatenan petani) hingga memetik hasil panen.
    Sudah selesai? Ternyata belum, masih ada bagian merawat hasil panen dan menyampaikannya ke pasar untuk ditukar dengan kebutuhan kita yang lainnya.
    Lalu menyisihkan sebagian hasil jual untuk diinvestasikan kembali kepada pembelian bibit, olah lahan dan seterusnya…
    Sudah selesai kah..? Bisa jadi. Tapi bagi yang punya cita-cita lebih, akan berusaha mengolah kemampuannya menjadikan pertaniannya membesar dan memberikan lebih banyak amal kebaikan… Ya, amal kebaikan, karena kekayaan harta yang hanya sebatas kekayaan saja, tidak lah cukup, cenderung membuat kering, bagaikan tanaman yang tak pernah disiram, hanya diberi pupuuuk saja. Manusia selain memerlukan pupuk harta, juga memerlukan siraman rohani melalui amal kebaikan…

    Terakhir, berada dimanakah posisi kita saat ini?

  101. yudi perwita says:

    Belajar sabar saat berproses. Sebab saat proses berlangsung dan kita tidak sabaran dalam menanti hasilnya, maka cenderung menyimpang proses kita..
    Belajar sabar saat berdoa.. sebab saat berdoa dan kita ingin cepat dikabulkan doa kita, maka cenderung doa kita bukan minta dipilihkan jalan terbaik olehNya, tetapi memaksakan kehendak kita yang menurut kita baik, padahal belum tentu yang terbaik buat kita.

  102. Andi says:

    Makasih Pak Davit

  103. nur kholid says:

    Betul sekalia pak,,apa yang kita tanam itulah yang kita tuai/panen.hukum timbal balik.berpikir positif pasti hasilnya positip

  104. hidup seperti putaran roda, kadang diatas kadang di bawah, bersyukurlah atas segala nikmat dan karunia yg diberikan tuhan….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Info ini juga Berguna Sobat :close