Edison : Saya Sudah Kehabisan Kegagalan

Ada kata-kata mutiara indah untuk calon pengusaha sukses yg Saya kutip dari artikel Thomas Alfa Edison :

“Saya sudah kehabisan apa yg disebut orang kegagalan. Dengan kegagalan tsb, Saya malah mengetahui ribuan bahan penyebab lampu tidak menyala…!” Read more…



 Pagi ini Aku Memijat Istriku

Pagi ini sebelum memulai aktivitas online,  Aku melakukan pijatan refleksi di kaki istriku sebentar. Waktunya tidak sampai 30 menit, namun efeknya langsung terasa setelah pijatan refleksi selesai.

Ceritanya sudah beberapa hari istriku mengeluhkan sakit di sekitar leher, tengkuk, hingga kepala belakang. Kadang kalau mau menelan sesuatu terasa sakit di rahang. Sebenarnya sedikit banyak Aku tahu titik-titik refleksi utk sebagian penyakit. Namun karena kesibukan online, dan mengerjakan Ebook Panduan Cara Membuat Website, akhirnya baru pagi tadi aku sempat melakukan “terapi refleksi”.

Titik pertama yg Aku sentuh adalah pemanasan di sekitar jari-jari kaki dan sendi di antara jari-jari. Lalu fokus pemijatan ke titik refleksi Kelenjar Pituitary yg ada di jempol kaki bawah sebelah dalam. Ini adalah sentral dari segala kelenjar yg mengatur hormon pada tubuh manusia. Aslinya, kelenjar pituitary terletak di bawah otak kecil manusia, ukurannya sebesar kacang kedelai.

Kelenjar ini memproduksi hormon pertumbuhan manusia (HGH) yg bertugas dalam pertumbuhan otot, tulang, dan sel. Karena HGH bisa mempengaruhi pertumbuhan hormon lain dalam tubuh, hingga mempengaruhi organ tubuh, maka HGH yg bagus bisa membuat daya imun kita meningkat. Kita tidak akan mudah terserang penyakit alias lebih kebal meski kondisi lingkungan tidak stabil.

Selanjutnya pemijatan Saya teruskan ke titik kelenjar gondok di telapak kaki antara jari jempol dan jari telunjuk. Posisinya ada pas di sekitar cekungan antara yg menonjol di bawah jempol dan yg datar di bawah telunjuk. Caranya ambil garis lurus dari atas antara jempol dan telunjuk, lalu pijit titik-titik di cekungannya.

Lalu pijat juga punggung kaki antar jempol dan telunjuk, ikuti titik-titik sepanjang garis lurusnya, persis seperti alur kelenjar gondok yg dijelaskan di atas. Kalo punggung kaki ini berfungsi untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

Selanjutnya pijat juga antara jari manis dan jari kelingking, juga ditarik garis lurus ke bawah. Lakukan pemijatan di titik-titik ini bagian telapak kaki dan bagian punggung kaki. Panjang titik-titik pemijatan ini relatif sama dengan titik-titik antara jempol dan telunjuk di atas, yaitu sekitar 2 cm.

Lalu tahap terakhir adalah pemijatan titik-titik di bawah jari kaki secara bergilir dari kelingking hingga jempol. Tekan selama 3-5 detik, lalu lepaskan. Jika si pasien merasa kesakitan, kurangi tekanan pada titik pijiatan tsb. Lakukan berulang-ulang selama 1-2 menit per jari.

Setelah dipijat refleksi sekitar 20 menit, alhamdulillah beberapa menit kemudian sakit yg dirasakan istri mulai berkurang. Sakit  sekitar leher, tengkuk, dan kepala belakangnya mulai mereda. Kadang bagi sebagian orang, efek samping dari pijat refleksi ini adalah perubahan suhu tubuh (panas-dingin), atau ingin buang air kecil. Gak masalah, itu tandanya ada reaksi pengeluaran toksin /racun penyebab sakit. Setalah 1 jam, biasanya reaksi tsb hilang dengan sendirinya. Lalu efek positifnya adalah tubuh akan terasa lebih ringan dari sebelumnya.

Untuk bisa memberikan hasil maksimal dan sembuhnya permanen, maka perlu dilakukan beberapa kali pijatan dalam selang waktu sehari sekali atau sehari 2x. Jika sudah terasa sembuh, tinggal dijaga saja dengan pijat refleksi seminggu sekali atau lebih.

Jangan lupa, kita perlu juga menjaga stamina tubuh dengan mengkonsumsi makanan bergizi dan seimbang. Kalo perlu konsumsi multivitamin alami, atau lebih baik minum herbal alami.

Alhamdulillah sejak setahun terakhir Kami sekeluarga mengkonsumsi superherbal yg bahan bakunya propolis, bee polen, royal jelly, habbatussauda. Kedua anak kami mengkonsumsi Supermadu yg bahan bakunya madu murni, omega 3, 6 dan lain-lain.

Alhamdulillah semakin hari kondisi kesehatan semakin terjaga meski sering lembur kerja.  Kadang kalo kondisi badan lagi nge-drop, cepat-cepat ambil istirahat, lakukan pemijatan refleksi, konsumsi herbal, dan selalu berdoa dalam keadaan sehat dan sakit. Soal pijat refleksi, istriku kini juga bisa memijat suaminya. Tentu kami saling belajar.  Jika yg lagi ngedrop itu Aku, maka dengan sedikit keluhan dan rayuan (he..he..he…), istriku sadar sendiri dengan mengambil stik kayu pijat refleksi dan menyuruhku berbaring di tempat tidur. Bahkan akhir-akhir ini sering ditambah bonus dengan baluran kain hangat yg direndam air panas sebelumnya. Alhamdulillah, setelah beberapa jam kemudian badan kembali ringan dan siap melakukan aktivitas online lagi.

Sekian pengalaman kami, semoga ada hikmahnya bagi pembaca yg budiman…!

Sukses untuk Kita yg Mau Terus Berusaha,

Davit
======
yg masih belajar tentang kehidupan.

WebsiteWordpressPemula.com (WWP)



 Mudah Merencanakan, Sulit Mempertahankan!

Hello Pembaca setia blog DavitPutra.net,

Hari ini Saya ingin ungkapkan satu kalimat mutiara yg sebenarnya sering kita ‘aplikasikan’ :

Mudah merencakan sesuatu, tapi sulit mempertahankannya hingga ke akhir…!

Sebagian besar kita mungkin sering meng’aplikasikan’  kalimat di atas dalam kehidupan sehari-hari. Meski maknanya negatif, tidak baik, bahkan bisa merugikan diri sendiri, namun toh terkadang kita tidak kuasa melawannya.

Kita sangat sering mengungkapkan cita-cita dan merencanakan keberhasilan masa depan, namun lebih sering lagi kita tidak mempertahankan cita-cita tsb hingga ke garis finish (akhir).

Dalam aspek agama, kita tahu shalat jamaah itu dibalas dengan 27 kali lipat pahala, tapi kita lebih suka shalat sendiri-sendiri, bahkan di akhir waktu. Kita tahu bahwa menundukkan pandangan itu jauh lebih baik, tapi kita malah lebih sering mengumbar pandangan di luar aturan agama. Kita tahu bahwa menjaga aurat itu lebih mulia, tapi kita lebih sering mengumbar aurat tanpa takut akan hukuman-NYA. Kita ingin masuk surga, tapi kita tidak mau bersabar menempuh jalan ke sana…! Bukankah itu semua hanya sekedar keinginan (rencana) tanpa mau berjuang mempertahankanya (istiqomah)?

Dalam aspek bisnis, kita punya cita-cita yg tinggi ingin berhasil seperti orang lain. Bahkan deretan cita-cita mulia sudah kita tulis : ingin mengangkat kehidupan keluarga secara materi, membantu saudara yg membutuhkan, membantu orang yg kesulitan, bersedekah sebanyak mungkin, naik hajikan orang tua, menyekolahkan adik, mendirikan yayasan sosial, mendirikan pesantren wirausaha, membuka lapangan kerja bagi orang lain, dan sederet cita-cita mulia lainnya. Namun sayangnya sederet cita-cita mulia di atas hanya sekedar rencana.

Giliran aplikasi di lapangan, kita sangat sulit mempertahankannya karena terbentur masalah di tengah jalan. Sering pikiran kita buntu, buyar, bahkan sampai tidak tahu harus melakukan apa lagi dalam menghadapi kesulitan. Dalam keadaan bingung, terkadang kita sering mundur di tengah jalan, bahkan menyalahkan lingkungan atau nasib. Jika kita mau introspeksi secara spiritual, sebenarnya itu adalah ‘jalan Tuhan’ untuk memuliakan mental dan hati kita.  kita lebih sering berencana mulia, tapi sulit menghadapi ujian Tuhan yg sebenarnya memuliakan kita.

Dalam aspek keluarga, kita sangat sering mendengar ucapan  “semoga menjadi keluarga sakinah-mawaddah-warahmah”.  Yaitu keluarga yg diliputi dengan rasa tentram, bahagia, dan mendapat rahmah/cinta Allah SWT. Semua itu bisa dicapai jika kita mempertahankan keimanan kpdNYA, kasih sayang, dan saling menjalankan kewajiban masing-masing  dengan baik.

Namun dalam prakteknya, sangat sulit untuk mempertahankan akhlak mulia tsb karena godaan dunia begitu kuat….! Kita sering tidak merasa bahwa keluarga adalah benteng pertama sebelum anak dan istri kita bergaul dengan dunia luar. Sebagai kepala keluarga, karena segudang kesibukan kita terkadang tidak sadar bahwa punya kewajiban mengayomi keluarga dan terus membimbing ke jalan yg benar.

Itulah sebagian aplikasi sifat buruk kita :Mudah merencakan sesuatu, tapi sulit mempertahankannya hingga ke akhir…!”

Semoga kita bisa terhindar dari sifat buruk tersebut, dan mengejar sifat terbaik dari tujuan mulia yg kita cita-citakan :

“Mudah merencanakan tujuan mulia, dan kuat mempertahankannya hingga ke akhir…!”

Sukses untuk kita yg Selalu Memperbaiki diri,

Davit
=====

yg masih belajar tentang kehidupan.

WebsiteWordpressPemula.com (WWP)