Paket Bimbel Nyantri + Wisata Arung Jeram :

Paket Bimbel Nyantri + Wisata Arung Jeram :

Paket Baru Bimbel Bisnis Online RWP ditambah Paket Wisata Arung Jeram. Peserta ikut kegiatan Arung Jeram + Flying Fox/Paintball + dapat oleh-oleh dari Kota Bogor. Baca Lebih Lanjut »

Berlibur ke Pantai Kuta-Bali :

Berlibur ke Pantai Kuta-Bali :

Liburan seru di akhir tahun 2015. Kami berangkat Bogor-Bali lewat jalur darat dg menggunakan Mobil RWP selama 40 jam. Capek sesampai di Denpasar, Kami rileks di Pantai Kuta yg bersih & berpasir putih...! Baca Lebih Lanjut »

Asyiknya Olah Raga di pinggir Pantai Tugu Pensil Tanjung Pinang.

Asyiknya Olah Raga di pinggir Pantai Tugu Pensil Tanjung Pinang.

Setelah capek online berbulan-bulan, kini saatnya merilekskan tubuh dan pikiran di pinggir pantai. Duh, rindu selalu suasana seperti ini...! Baca Lebih Lanjut »

Pantai Cibangban-Pelabuhan Ratu, Sukabumi.

Pantai Cibangban-Pelabuhan Ratu, Sukabumi.

Pada libur lebaran tahun 2014 ini, kami sekeluarga memilih lokasi wisata di Pantai Sawarna-Banten dan Pantai Cibangban-Sukabumi. Kami berangkat di saat orang lain sudah masuk kerja hari pertama, tgl 4 Agustus 2014. Baca Lebih Lanjut »

Berlibur ke Pantai Andriyani-Pasir Putih, Jogjakarta

Berlibur ke Pantai Andriyani-Pasir Putih, Jogjakarta

Pantai Andriyani di Jogjakarta memiliki pantai yg indah dg pasir putih dan deburan ombak khas Pantai Selatan...! Anak-anak betah bermain pasir di sana. Baca Lebih Lanjut »

Mengajak Anak-anak & Istri ke Cibalung Happy Land - Wisata Alami

Mengajak Anak-anak & Istri ke Cibalung Happy Land - Wisata Alami

Karena Saya sibuk ngajar Sabtu-Minggu, maka hari libur ditetapkan selain hari Sabtu&Minggu. Anak-Anak diajak berlibur biasanya sepulang mereka sekolah. Ini adalah liburan Kami pada hari Kamis, 6 Pebruari 2014 ke Tempat wisata alam Cibalung Happy Land-Bogor.. Baca Lebih Lanjut »

 

Category Archives: Mutiara Hidup Davit & Keluarga

Cerita Liburan di Pantai Sawarna & Pantai Cibangban

Bagaimana Kondisi Sebenarnya Pantai Sawarna?

Pada libur lebaran tahun 2014 ini, kami sekeluarga memilih lokasi wisata di Pantai Sawarna-Banten dan Pantai Cibangban-Sukabumi. Kami berangkat di saat orang lain sudah masuk kerja hari pertama, tgl 4 Agustus 2014.

Beberapa hari sebelum berangkat, Saya dan anak-anak melakukan searching informasi dulu di internet. Pilihan pencarian tentu dg mengetikkan nama pantai yg ingin kami ketahui fasilitasnya.

Awalnya Saya mengetikkan nama Pantai Florida di Banten, namun keluar opsi nama “Pantai Pulorida” dan “Pantai Florida”. Ternyata nama pantai ini yg benar adalah Pantai Pulorida, sementara info yg Saya dapat dari Saudara di Jakarta namanya Pantai Florida. Pantai ini terletak sekitar 4 km dari Pelabuhan Merak-Banten. Setelah menemukan ulasan di Blog orang lain dan melihat foto-foto Pantai Pulorida, Kami tidak jadi memilih pantai tsb.

Pencarian dari Google :

Terlalu Banyak Menilai Orang Lain

Berakibat Tidak Bisa Menilai Kekurangan Diri Sendiri.

Akhirnya Tidak Bisa Meningkatkan Kapasitas Kemampuan Pribadi.

jauhi ghibah atau menggunjing

Ghibah atau membicarakan keburukan orang lain bisa memecah persaudaraan kita (Sumber : giler kentang)

“Jika pikiranmu dipenuhi untuk menilai kekurangan orang lain setiap hari, maka tidak ada ruang dipikiranmu untuk menilai kekurangan diri sendiri. Akhirnya tidak ada waktu bagimu untuk meningkatkan kapasitas diri karena sibuk menilai orang lain setiap hari…!”

Menilai keburukan orang lain jika benar namanya ghibah (menggunjing).

Menilai keburukan orang lain karena salah (menuduh), itu namanya fitnah.

Keduanya tidak ada yg berpahala, justru menambah tabungan dosa.

Energimu akan tersedot setiap hari jika dari bangun tidur sudah mendengarkan gosip atau berita keburukan orang lain, lalu kau cerikan lagi berita itu kepada teman atau saudara.

Otakmu tak akan punya ruang untuk berpikir bagaimana caranya menjadi orang yg produktif : bagaimana cara belajar yg baik, bagaimana cara berbisnis yg bs meningkatkan profit, bagaimana cara mendidik anak dan membina hubungan keluarga yg harmonis, dll.

Bukan kebaikan yg akan didapatkan jika kita menggunjing orang lain, malah energi negatif akan tertarik ke diri kita, pahala ibadah kita selama ini akan tersedot ke orang lain yg kita bicarakan tsb, dan ujungnya kita akan gelisah menjalani hidup ini. Jika Sobat merasa susah dalam berbisnis atau sulit bekerja mencari nafkah, maka ingatlah barangkali kita sudah menumpuk dosa ghibah sehingga hidup kita tidak akan merasa cukup (kekurangan terus). Ini masuk akal karena amal kita tersedot ke orang lain, sementara kita menarik energi negatif dari kehidupan ini akibat membicarakan keburukan orang lain…Astaghfirullahal ‘adziim.

Stop Ghibah atau Bergunjing

Pencarian dari Google :

Keluarga Adalah Benteng Pertama Pendidikan Anak

Keluarga Kuat, Anak akan Menjadi Hebat.

ayah ikut mewarnai

Sambil menemani anak mewarnai gambar, sang Ayah bisa memberikan kata-kata pendidikan yg bisa langsung masuk ke pikiran anak. Bermain sambil mendidik anak.

Sudah dimaklumi kita semua bahwa keluarga adalah benteng pendidikan pertama untuk anak-anak. Namun apakah kita sadar bagaimana penerapannya?

Di tengah kesibukan mencari rezeki dunia, kadang kita sebagai orang tua terlupakan akan tanggung jawab pendidikan anak di rumah. Anak diberikan pembantu rumah yg lengkap, dan anak dititipkan pada lembaga pendidikan yg katanya fullday school.

Namun tanpa disadari, interaksi antara orang tua dan anak menjadi “minimalis” karena org tua menganggap sudah memberikan ‘segalanya’ untuk sang anak. Padahal kedekatan orang tua lah yg sesungguhnya lebih unggul untuk memberikan pendidikan langsung kepada anak dari pada faktor eksternal.

Untuk bisa memberikan pendidikan yg kuat dari orang tua kpd anaknya sampai menjadi hebat, setidaknya kita para orang tua butuh kekuatan 3 faktor berikut :

1. Kekuatan Agama.

2. Kekuatan Ilmu Pengetahuan.

3. Kekuatan Ekonomi.

Nantikan pembahasan 3 hal tsb sebentar lagi…!

—————————–

Sukses untuk para orang tua yg sedang membangun pendidikan anaknya,

 

Davit
====
Quiz Berhadiah Uang Tunai di Facebook CMW>>

Pencarian dari Google :

Pengalamanku Menyambut Kelahiran Putri Ke-3

Dinda Aisyah Syifa Putri

Alhamdulillaahirobbil ‘Aalamiin.

Syukurku tiada berkesudahan kepada Allah SWT atas kelancaran persalinan istriku untuk anak ke-3 beberapa waktu lalu (Jum’at mlm pukul 18.45 WIB, tgl 13 Desember 2013).

Sebenarnya pada kelahiran 2 anak sebelumnya juga berjalan normal, namun aku tidak menghayati proses perkembangan kandungan istri selama 9 bulan. Maklum waktu itu masih sibuk dengan urusan kerjaan kantor (karyawan) dan mulai merintis bisnis online sebagai pemula.

Anak pertama dan kedua kami perempuan, anak ketiga ini juga perempuan. Namun untuk anak ketiga ini Saya bisa full konsentrasi menemani istri selama kehamilan dan menuju persalinan.

Saat kelahiran anak pertama, Saya masih berstatus karyawan. Berangkat kerja pagi dan pulang malam hari nyampe rumahnya. Saat lahir anak ke-2, Saya sudah menekuni bisnis online dg segala kesulitannya. Dan saat kelahiran anak ke-3 ini, terasa waktu begitu bisa diatur untuk perhatian ke istri dan calon bayi kami. Mulai dari perhatian makanan dan nutrisi untuk istri, jalan pagi hampir tiap hari menjelang harinya, ikut senam hamil, konsultasi ke dokter/bidan secara rutin, bahkan sampai pada persiapan nama anak perempuan/laki bisa kami persiapkan secara bersama. Dan syukurnya anak pertama dan kedua kami ikut nimbrung memberikan saran nama terbaik untuk adiknya menurut versi mereka.

Oh ya, Insya Allah nama yg sudah kami persiapkan untuk putri ke-3 ini adalah Dinda Aisyah Syifa Putri.

Pencarian dari Google :

Hari Ini Aku dan Istri Saling Menjaga

Rasa Capek pun Terobati.

Hari ini Aku dan istri pergi berduaan sejak jam 9 pagi dan pulang nyampe rumah sekitar pukul 3 Sore. Kami berdua punya keperluan berbeda, namun saling menemani agar bisa selalu bersama . Apalagi istriku sedang hamil anak ke-3 menuju tujuh bulan, maka Aku usahakan ke mana-mana dia tidak sendiri.

Ceritanya sejak tadi malam Aku dan istri sudah berencana keluar untuk keperluan berbeda : Aku mau pergi ke tempat bekam langganan dan istri ada acara pertemuan orang tua murid di Perumahan Sentul. Biasanya kalo sudah punya rencana seperti ini, Aku selalu menyempatkan mengajak kedua anak Kami (Dara dan Shakila) untuk ikut bersama sepulang sekolah. Kegiatan bersama seperti ini biasanya Aku lakukan ketika tidak ada kelas mengajar di Kantor RWP atau mengajar di tempat lain. Memang jadwal liburku tidak pasti-pasti amat hari apa aja, yg penting ketika ada waktu kosong Aku sempatkan untuk mengajak anak-anak dan istri keluar.

Pencarian dari Google :